Ketika pikir yang ku ukir tak jua menggenapi tugas sejarahku
Ketika pagi menyapih sepi dengan suara detik jam dinding
Yang surut termakan angin atau mungkin dingin
Karena pagi menyusup begitu tiba-tiba
Meringkus malam yang kelam
Menjadikan pagi semakin pucat pasi
Akupun merasakannya
Karena bukan yang pertama
Ditingkahi kopi dalam seplastik kopi bersedotan duri
Dan pagi ini berteman kopi aku berbagi mimpi
Pukul 03,33
Semarang, 28 April 2014

No comments:
Post a Comment