RUMAH MONOLOG
Menampung tiap tetesan monolog yang terjatuh dari sang pikir yang musafir
Laman
RUANK TAMU
Profil Nami
Monolog Tak Terdengar
Biarkan skizofrenia menjamah mewarnai mozaik-mozaik hidupku
♥ Label Monolog ♥
Flash Fiction
Historia
Kisah Sahabat
Monolog Perjalanan
Rumah Cerpen
Rumah Hati
Rumah Puisi
Tuesday, October 15, 2013
Ketika indah berkembar pahit
Kenapa senja malah mengingatkan ku pada kenangan indah namun pedih terasa?
Matahari senja yang orens dipandang menyiksa mata.
Mengahdirkan goresan kenangan menyesak sepanjang tarikan nafas,
dan ketika kupenjamkan mata,
yang menyerbu adalah riak ombak pantai dengan garis ujungnya menelan matahari senja.
Semarang, 23 September 2013
menyeret sore diatas GSG UNNES
No comments:
Post a Comment
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment